Friday, June 22, 2018
Wisata Candi Sukuh Karanganyar
Wisata Candi Sukuh Karanganyar
CANDI SUKUH - adalah sebuah wisata candi peninggalan agama Hindu di kab. karanganyar yang terletak di wilayah kelurahan Berjo , Kecamatan Ngargoyoso , Kabupaten Karanganyar Surakarta, Jawa Tengah . Candi ini dapat dikategorikan sebagai candi penibggalan Hindu karena ditemukannya obyek pujaan lingga dan yoni . Candi ini digolongkan kontroversial karena bentuknya yang kurang lazim dan karena banyaknya obyek-obyek lingga dan yoni yang melambangkan seksualitas. Candi Sukuh telah diusulkan ke UNESCO untuk menjadi salah satu Situs Warisan Dunia sejak tahun 1995.
Lokasi candi Sukuh ini terletak di lereng kaki Gunung Lawu yang mempunyai puluhan wisata alam dan terletak pada ketinggian kurang lebih 1.186 meter di atas permukaan laut .
Candi ini terletak di Dukuh Berjo , Desa Sukuh, kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar , Jawa Tengah . Candi ini berjarak kurang lebih 20 kilometer dari rumah saya dan sekitar 36 kilometer dari kota Surakarta . lumayan dekat untuk di kunjungi dari rumah saya
Bangunan candi Sukuh ini memberikan kesan kesederhanaan yang mencolok pada para pengunjung wisatawan Kesan yang didapatkan dari candi ini sungguh berbeda dengan yang didapatkan dari candi-candi besar di indonesia lainnya . Bentuk bangunan candi Sukuh cenderung mirip dengan peninggalan budaya Maya di Meksiko atau peninggalan budaya Inca di Peru. Struktur ini juga mengingatkan para pengunjung akan bentuk-bentuk piramida di Mesir karena bentuk candi ini lebih menyerupai piramida mesir
Para pengunjung / wisatawan dapat memasuki pintu utama lalu memasuki gapura terbesar dan akan melihat bentuk arsitektur yang khas bahwa ini tidak disusun tegak lurus namun agak miring seperti piramida, berbentuk trapesium dengan atap di atasnya. Batu-batuan di candi ini berwarna agak kemerahan seperti batu - bata. sebab batu-batu yang ada di candi sukuh ini adalah jenis andesit .
saat saya mengunjungi candi sukuh ini, saya melihat pada teras kedua sudah rusak. Di kanan dan kiri gapura juga terdapat patung penjaga pintu atau dwarapala yang bagi ku sangat mempesona arsitekturnya walaupun sudah dalam keadaan rusak dan sudah tidak jelas bentuknya lagi mungkin akibat pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Gapura sudah tidak beratap dan pada teras ini tidak terdapat banyak patung-patung yang tak kalah bagus dengan lainya. Pada gapura ini terdapat sebuah candrasangkala dalam bahasa Jawa yang berbunyi gajah wiku anahut buntut yang artinya sendiri saya juga tidak tahu. hehe..
Pada teras ketiga ini juga terdapat pelataran besar dan sangat luas dan terdapat candi induk dan beberapa relief di sebelah kiri serta patung- patung di sebelah kanan. Jika para pengunjung ingin mendatangi candi induk yang suci ini, maka batuan berundak yang relatif lebih tinggi daripada batu berundak sebelumnya harus dilalui. Selain itu lorongnya juga sempit. Konon arsitektur ini sengaja dibuat demikian. Sebab candi induk yang mirip dengan bentuk vagina ini, menurut beberapa cerita dari setempat memang dibuat untuk mengetes keperawanan para gadis.
Pada relief kedua ini terdapat pahatar gambar Dewi Durga yang telah berubah menjadi seorang raksasi yang berwajah menakutkan. Dua orang raksasa mengerikan; Kalantaka dan Kala�jaya menyertai Batari Durga yang sedang murka dan mengancam akan membunuh Sadewa. Kalantaka dan Kala�jaya adalah jelmaan bidadara yang dikutuk karena tidak menghormati Dewa sehingga harus terlahir sebagai para raksasa berwajah buruk. Sadewa terikat pada sebuah pohon dan diancam dibunuh dengan pedang karena tidak mau membebaskan Durga. Di belakangnya terlihat antara lain ada Semar. Terlihat wujud hantu yang melayang-layang dan di atas pohon sebelah kanan ada dua ekor burung hantu . Lukisan mengerikan ini kelihatannya merupakan lukisan di hutan tempat pembuangan para dewa yang diusir dari sorga karena pelanggaran.

Bagaimana sob ?
itulah sedikit gambaran mengenai candi sukuh ini. jika mau datang ke sini jika dari arah surakarta, anda bisa naik bis di terminal tirtonadi solo lalu naik bus jurusan tawangmangu - solo nanti bilang saja sama kondektur nya berhenti di terminal karangpandan, karanganyar. lalu anda ganti bis lagi ke timur jurusan ngargoyoso.
selanjut nya bisa tanya sama pak konedktur nya, coz saya ngah hafal rute bus nya.
Bagi yang menggunakan kendaran pribadi, seperti saya ini. aku lebih suka menaiki sepeda motor ku. dari pusat kota karanganyar lurus terus ke timur kira3 16 km ada lah. sampai pertigaan karangpandan ambil jalur yang kiri. kalau kanan ke tawangmangu. ikuti jalan raya tersebut nanti akan sampai.


![]()
Ada foto lucu nih, salah satu patung candi sukuh ini. tapi ini beneran lho :p
ada pula bangunan berelief tapal kuda dengan dua sosok manusia di dalamnya, di sebelah kiri dan kanan yang berhadapan satu sama lain. Ada yang berpendapat bahwa relief ini melambangkan rahim seorang wanita dan sosok sebelah kiri melambangkan kejahatan dan sosok sebelah kanan melambangkan kebajikan. Namun hal ini belum begitu jelas.
S E K I A N